Manggis buah yang selalu jujur, itulah yang terbayang oleh kita ketika mendengar namanya. Yup, begitulah adanya... Bekas kepala putik manggis selalu menunjukan dengan pasti berapa jumlah spasi isi daging buah didalam kulitnya. Apabila bekas kepala putik tsb. terbelah tujuh pasti ada tujuh bagian spasi daging buahnya. Apabila terbelah enam pasti ada enam bagian spasi daging buahnya dan sebagainya.
Sedangkan kedongdong, semulus apapun kulit luarnya dalamnya akan tepap berduri. Jika diperhatikan kulit buah kedongdong akan berubah menjadi kasar seiring umurnya berubah menjadi masak.
Seperti itulah kebohongan dimuka bumi ini. Serapat apapun kebohongan disimpan dan ditutup-tutupi seiring perjalanan waktu pasti akan terbongkar.
Mungkin itu tujuan Tuhan menciptakan Manggis dan Kedongdong. Agar kita mengerti bahwa sifat & sikap jujur itu sangat penting di dunia ini. Kita telah diperintahkan oleh Tuhan untuk bersikap adil dan ihsan. Dimana adil itu diantaranya adalah bersikap jujur pada diri sendiri, lebih-lebih kepada orang lain di sekeling kita.
Kejujuran memang sulit dilakukan jika kita tidak mau mencoba melakukannya sejak dini. Maka dari itu marilah kita belajar mencobanya dari sesuatu yang kecil dan mudah serta jangan menunda-nunda berlaku jujur. Jangan merasa bahwa berlaku jujur itu merugikan. Justru kebohongan itu yang merugikan, baik diri sendiri maupun orang lain.
NB: Tulisan ini ditulis secara spontan karena kemarin baru saja membeli buah manggis. Tidak ada maksud lain... Hahahaha...
_________________ OH YES... I LOVE YOU FOR WHAT YOU ARE... SUKI SUKI SUKI...